Rupiah Cepat adalah salah satu penyedia pinjaman online dengan proses yang mudah dan sangat cepat. Tak heran jika banyak orang mengakses platform ini untuk mendapatkan dana pinjaman. Jadi bagaimana jika Anda terlambat membayar cicilan, apakah Anda akan berurusan dengan DC Rupiah Fast?

Seperti pinjaman online lainnya, Rupiah Cepat juga memiliki ketentuan mengenai proses penagihan bagi nasabah yang terlambat membayar cicilan. Jadi, bagi siapa saja yang ingin mengajukan pinjaman di Rupiah Cepat, Anda harus mengetahui seperti apa tata cara pembayaran dan penagihan pada pinjaman tersebut.

Dari berbagai review yang membahas tentang sistem billing pada Rupiah Cepat, sebagian besar memberikan penilaian yang kurang baik. Meski begitu, Anda juga perlu mengetahui apa penyebabnya. Untuk lebih mengenal Rupiah Fast, berikut ulasan lengkapnya.

Ikhtisar ulasan rupee cepat

Rupiah Cepat adalah aplikasi penyedia layanan pinjaman online yang legal dan mendapat izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sama seperti layanan pinjaman lainnya, Rupiah Fast menawarkan dana pinjaman dengan cara yang mudah dan tanpa jaminan bahkan dengan proses yang sangat cepat.

Untuk jumlah dana yang diberikan, Anda dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp. 600 ribu sampai dengan maksimal Rp. 5 juta dengan jangka waktu 3 bulan. Salah satu keunggulan yang ditawarkan Rupiah Fast adalah aplikasi dan proses pencairan yang super cepat.

1. Persyaratan Aplikasi Pinjaman

Untuk mengajukan pinjaman di Rupiah Cepat, Anda harus memenuhi semua persyaratan yang sangat mudah. Di antara mereka adalah warga negara Indonesia, berusia 18 tahun ke atas dan memiliki KTP dan rekening bank.

Selain itu, dalam proses pendaftaran ada beberapa data yang harus diisi, mulai dari informasi tentang pekerjaan, kontak darurat dan informasi tambahan beserta data pribadi. Maka Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah yang ditentukan dalam aplikasi.

2. Bunga Pinjaman

Mengenai bunga pinjaman, Rupiah Fast hanya mencantumkan informasi bunga pinjaman maksimal 24% per tahun di aplikasi Rupiah Fast di Google Play Store. Sementara itu, tidak ada biaya administrasi.

Pun begitu, dari komentar dari nasabah yang mengajukan pinjaman. Ternyata bunga yang diajukan tidak sesuai dengan deskripsi di pesanan. Pasalnya, untuk pinjaman 20 hari, bunganya ditetapkan sebesar 22%, sehingga perlu dipertimbangkan kembali.

3. Denda terlambat

Dari segi biaya keterlambatan, Rupiah Cepat adalah salah satu penyedia pinjaman online terberat. Karena untuk keterlambatan pembayaran Anda akan dikenakan denda sebesar 2% per hari dan akan terus dikenakan biaya hingga Anda membayar cicilan yang menunggak.

Jadi, jika Anda terlambat membayar dalam waktu yang lama, denda yang harus Anda bayar juga akan semakin tinggi. Karena denda diakumulasikan dari hari pertama keterlambatan pembayaran angsuran.

Misalnya untuk pinjaman Rp 900.000 dengan penundaan hingga 30 hari. Jadi besarnya cicilan yang harus dibayar adalah Rp 1.747.572. Dengan rincian angsuran yang dikenakan sebesar Rp 1.092.233, sedangkan denda keterlambatan 30 hari sebesar Rp 655.339.

4. Metode Pembayaran

Rupiah Fast menyediakan beberapa cara pembayaran dengan cara mencicil. Diantaranya melalui Virtual Account untuk beberapa bank seperti BRI, BCA, Mandiri, CIMB, Permata, Danamon dan BNI. Anda juga bisa melakukan pembayaran dengan cara mencicil melalui OVO dan Alfamart.

Prosedur penagihan rupiah cepat

DC Rupiah Cepat

Sebelum berurusan dengan DC Rupiah Fast, aplikasi pinjaman sebenarnya telah menetapkan tiga prosedur terkait penagihan, yaitu:

1. Tim pengumpul mengingat pembayarannya

Sebagaimana diatur dalam perjanjian pinjaman, nasabah berkewajiban untuk membayar cicilan pinjaman sesuai dengan tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, tim penagihan akan menghubungi Anda untuk mengingatkan pembayaran sebelum jatuh tempo.

2. Tim pengumpul mengingatkan Anda untuk tidak membayar terlambat

Pada prosedur billing kedua, tim billing akan menghubungi pelanggan untuk mengingatkan pembayaran agar tidak terjadi keterlambatan. Hal ini untuk menghindari biaya keterlambatan dan mengurangi kredibilitas pelanggan dalam aplikasi Rupiah Fast.

3. Tim pengumpul akan menghubungi kontak darurat

Tim collection atau DC Rupiah Fast akan menagih dengan menghubungi kontak darurat yang tertera pada saat pengajuan pinjaman. Kondisi ini terpenuhi jika pelanggan tidak dapat dihubungi.

Dalam menjalankan prosedur penagihan, Rupiah Fast menggunakan tim internal dan juga pihak ketiga yang telah bekerjasama dengan perusahaan. Namun tidak dijelaskan secara lengkap mengenai pihak ketiga yang dimaksud.

Namun yang pasti, Rupiah Fast mengklaim bahwa tata cara penagihan yang dilakukan kepada nasabah telah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ditetapkan OJK.

Risiko tidak mengembalikan pinjaman rupiah dengan cepat

Dengan legalitas usaha yang jelas dan telah resmi terdaftar di OJK, tidak heran banyak pengguna yang tertarik untuk mengajukan pinjaman di Rupiah Fast. Apalagi dengan syarat mudah dan proses yang sangat cepat yang menjadi salah satu keunggulan Rupiah Fast.

Namun, ketika Anda mengajukan pinjaman, Anda secara otomatis wajib mengembalikan dana tersebut sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Jika Anda tidak melakukan pembayaran, ada beberapa risiko yang harus Anda hadapi sebagai berikut.

Pembayaran denda keterlambatan

Jika Anda terlambat membayar cicilan pinjaman, otomatis Anda akan dikenakan denda sebesar 2% per hari. Semakin lama penundaan pembayaran, semakin besar pula beban denda yang harus dibayar.

Kondisi ini tentu akan menyulitkan pembayaran cicilan yang menunggak. Jadi, sebelum biaya keterlambatan meningkat, usahakan segera lakukan pembayaran.

Rekening Rupiah cepat diblokir

Bagi yang tidak mencicil di Rupiah Fast, ada resiko rekening Anda akan diblokir sehingga tidak bisa mengajukan pinjaman lagi. Karena kondisi ini akan menurunkan skor kredit Anda. Meskipun diblokir, Anda tetap wajib membayar.

Penagihan cepat dalam rupee DC

Selain dikenakan denda keterlambatan, risiko selanjutnya yang harus dihadapi jika tidak membayar cicilan Rupiah Cepat adalah ditagih oleh debt collector (DC). Meski hanya lewat telepon, tak jarang menimbulkan ketidaknyamanan.

Apalagi jika penyampaian pidato DC dianggap tidak sopan disertai dengan ancaman. Kondisi ini semakin memprihatinkan ketika DC Rupiah Fast telah menghubungi kontak darurat yang tertera pada saat pengajuan pinjaman.

Masuk daftar hitam SLIK OJK

Jika Anda tidak melakukan pembayaran di aplikasi Rapid Rupiah, bisa dipastikan nama Anda akan masuk dalam daftar hitam OJK OJK dan BI Checking SLIK. Jika hal ini terjadi, akan sulit bagi Anda untuk mengajukan pinjaman dari pinjaman atau lembaga perbankan lainnya.

Setidaknya butuh waktu sekitar 1-2 tahun untuk bisa membersihkan nama-nama yang sudah diblacklist agar clear kembali. Oleh karena itu, untuk menghindari ancaman blacklist, sebaiknya segera lakukan keterlambatan pembayaran.

Tagihan DC Rupiah Cepat bisa cukup mengganggu sehingga membuat suasana tidak nyaman. Agar kondisi kembali normal dan nama Anda terlindungi dari risiko di-blacklist oleh OJK SLIK dan BI Checking, Anda harus melakukan pembayaran dengan tertib dan tepat waktu, karena merupakan kewajiban.

Baca juga:

By Alice