Salah satu bank yang memiliki kredit khusus untuk UMKM adalah Bank BRI dengan nama KUR atau Kredit Usaha Rakyat. Pelanggan harus membayar cicilan tepat waktu karena ada risiko keterlambatan pembayaran KUR BRI jika sudah terlambat.

Keunggulan dari program pinjaman KUR ini adalah memiliki suku bunga yang sangat rendah. Mengapa suku bunga sangat rendah? Ini karena pinjaman KUR disubsidi oleh pemerintah.

Denda Keterlambatan Pembayaran KUR BRI

Nasabah akan menerima tanggal pembayaran KUR BRI yang akan disesuaikan dengan saat pesanan KUR dikirimkan. Pembayarannya sendiri juga bisa dilakukan dengan direct debit dan tentunya melalui rekening BRI.

Pastikan saldo yang Anda miliki cukup untuk otomatis terpotong untuk membayar cicilan. Jika saldo kurang atau bahkan nol, cara melakukannya adalah dengan mentransfer ke nomor rekening atau menyetor uang.

Jangan sampai terlambat membayar cicilan dengan debit otomatis ini karena Anda akan dikenakan denda. Besaran denda itu sendiri mengacu pada keputusan yang ditentukan oleh Banco BRI sendiri.

Namun ada informasi bahwa KUR BNI dan KUR BRI merupakan program pinjaman yang serupa sehingga dapat dijadikan referensi.

Baca juga: Cara Pinjam Uang di Bank BRI 100% Pasti Likuid

Untuk denda KUR BNI adalah 5% per tahun dari total pinjaman yang juga dapat diterapkan pada KUR BRI.

Jika Anda ingin mengetahui besaran denda secara pasti, Anda dapat menghubungi Service Center BRI melalui telepon 14017 atau 1500017. Cara lainnya adalah dengan datang langsung ke cabang terdekat.

Menariknya, bagi nasabah yang bermasalah dengan cicilan, Banco BRI bisa memberikan keringanan. Caranya adalah dengan meminta pembebasan angsuran BRI.

Risiko keterlambatan pembayaran KUR BRI

Risiko keterlambatan pembayaran KUR BRI

Di atas tadi sempat disinggung sedikit tentang risiko apa yang akan Anda alami jika terlambat membayar cicilan program pinjaman KUR BRI. Namun, masih ada beberapa risiko lain yang mungkin Anda miliki, yaitu:

1. Baik

Seperti disebutkan di atas, keterlambatan pembayaran angsuran dapat mengakibatkan denda bagi nasabah KUR BRI. Hal ini terjadi secara alami dan bahkan berlaku untuk semua bank konvensional di Indonesia.

Untuk menghindari biaya keterlambatan, Anda bisa membayar cicilan tepat waktu, menyiapkan dana sebelum jatuh tempo cicilan.

Mungkin jika Anda terlambat satu atau dua bulan, dendanya masih relatif kecil dan tidak menjadi masalah. Lain cerita jika penundaan ini terjadi berbulan-bulan, cicilannya akan membengkak.

Biasanya, ini akan terjadi jika akun yang terhubung ke debit langsung tidak memiliki saldo atau lupa mengisi saldo.

Laporan yang dikeluarkan oleh OJK yaitu SLIK OJK (Otoritas Jasa Keuangan) akan menyajikan catatan riwayat kredit nasabah yang mengajukan pinjaman KUR atau pinjaman lainnya.

Perlu diketahui bahwa laporan SLIK berlaku untuk semua orang yang berurusan dengan pinjaman bank. Tidak hanya pinjaman langsung tetapi juga laporan pinjaman online.

Laporan ini juga merupakan penilaian agar jika Anda gagal membayar cicilan KUR BRI Anda, Anda dapat yakin bahwa riwayat kredit Anda akan buruk dan skor kredit Anda akan buruk. Bahkan, jika dilakukan terus menerus, bisa masuk daftar hitam.

Daftar hitam ini berarti Anda akan kesulitan mengajukan pinjaman bank secara langsung atau online.

Ini karena laporan ini dievaluasi oleh semua perusahaan keuangan yang akan memutuskan apakah akan memberikan pinjaman atau tidak.

3. Koleksi Koleksi

Maju risiko keterlambatan pembayaran KUR BRI yang bisa terjadi adalah penagihan debt collector. Hal ini akan terjadi pada nasabah yang telah disupervisi oleh Banco BRI sehingga kreditur tidak bisa tinggal diam.

Namun sebelumnya akan dikirimkan surat kepada nasabah Banco BRI yang meminta pembayaran dicicil sesuai jumlah tunggakan. Setelah itu, jika masih belum dibayar, kolektor juga dapat menagih Anda.

Hal ini tentu akan membuatnya sangat malu karena ditagih langsung oleh pihak bank, bahkan nama baiknya akan tercoreng karena cukup terlihat sudah berbulan-bulan ia tidak membayar utang.

4. Dilaporkan ke Pihak Berwenang

Risiko terakhir adalah klien dilaporkan ke pihak berwajib atau polisi. Hal ini bisa terjadi jika ada indikasi nasabah melakukan penipuan atau bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Hal ini tentunya bagi nasabah yang tidak mampu membayar cicilan tepat waktu, bahkan hingga berbulan-bulan. Mungkin bagi pelanggan yang tiba-tiba menghilang dan tidak ada kabar, polisi akan bertindak.

Cara mengajukan bantuan cicilan

ketika kamu menghadapi risiko keterlambatan pembayaran KUR BRI maka dia harus melakukan pemecahan masalah. Caranya adalah dengan dapat meminta pengecualian atas cicilan yang Anda lakukan di Bank.

Metode yang akan diberikan ditujukan bagi nasabah atau debitur yang mengalami penurunan omzet hingga 20% atau terkena dampak fluktuasi nilai tukar.

Bagi nasabah tersebut, mereka akan mendapatkan keringanan berupa penjadwalan angsuran pokok dan pengurangan bunga.

Ada juga tipe pelanggan yang menunjukkan pengurangan tagihan lebih dari 20%, bisa mendapatkan restrukturisasi jadwal angsuran pokok.

Penurunan suku bunga minimal COM tetap dibayarkan dan selebihnya dapat dilakukan dengan pembayaran yang ditangguhkan.

Padahal, sebagian besar pelanggan yang ingin mendapatkan keringanan adalah pelanggan yang terdampak Covid-19. Jatuhnya tagihan tidak bisa dihindari, sehingga perlu mendapatkan kelonggaran dalam cicilan kredit.

Jika Anda termasuk dalam tipe yang disebutkan di atas, Anda dapat menggunakan cara di bawah ini untuk mengajukan pengecualian, yaitu:

  • Debitur dapat menunggu dan mengikuti informasi melalui website resmi atau menghubungi call center, karena tidak disarankan untuk datang langsung ke perusahaan atau bank.
  • Prioritas diberikan kepada debitur yang terdampak Covid-19.
  • Untuk melamar melalui call center melalui saluran komunikasi.
  • Tunggu direksi memvalidasi data debitur yang meminta pengecualian.
  • Pengecualian akan diberikan untuk jangka waktu maksimum satu tahun karena penyesuaian.
  • perbarui informasi resmi melalui website resmi dan tidak percaya dengan informasi palsu yang biasanya dikirimkan langsung melalui SMS atau WhatsApp.
  • Jika didatangi kolektor yang tidak sesuai prosedur, dapat melapor langsung ke Bank melalui call center.

Jika Anda menggunakan cara mengajukan keringanan di atas, Anda akan terhindar dari risiko keterlambatan pembayaran dan mendapatkan reputasi yang baik dalam catatan riwayat kredit Anda. Padahal, cara ini sejalan dengan kebijakan yang diberikan oleh pemerintah dan OJK.

Memang benar nasabah yang memiliki cicilan dalam program pinjaman KUR BRI dapat terhindar risiko keterlambatan pembayaran KUR BRI. Caranya adalah membayar tepat waktu dan meminta pengecualian untuk menjaga konsistensi pembayaran angsuran.

Baca juga:

By Alice